Minggu, 21 November 2010

Pertentangan-Pertentangan Sosial

   Definisi Pertentangan
      Di Indonesia akhir-akhir ini sering terjadi pertentangan atau konflik seperti konflik di Tanjung Priuk, tragedi blow fish, konflik poso, konflik antar suku di papua dll. Lalu apa sebenarnya pertentangan atau konflik itu, pertentangan atau konflik itu adalah perbedaan pendapat yang belum terselesaikan sehingga menimbulkan pertikaian. Pertentangan atau yang biasa disebut dengan konflik berasal dari kata latin configure yang berarti saling memukul. Secara sosologis, pertentangan atau konflik bisa diartikan sebagai suatu proses social antara dua orang atau lebih bahkan kelompok dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkan atau membuatnya tidak berdaya. Pengertian pertentangan atau konflik berdasarkan Kamus besar Bahasa Indonesia adalah percekcokan atau perselihan.
    Faktor Penyebab
      Pertentangan atau konflik dilator belakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interakasi.
Adapun beberapa faktor penyebab terjadinya suatu pertentangan atau konflik yaitu:
  • Perbedaan antara sifat individu seperti cirri fisik, kepandaian, pengetahuan, keyakinan.
  • Perbedaan kebudayaan.
  • Perbedaan kepentingan.
  • Perubahan sosial.
               Berdasarkan faktor-faktor penyebab terjadinya pertentangan atau konflik sebenarnya merupakan hal yang wajar terjadi dalam masyarakat, dan tidak ada satu orang pun bahkan masyarakat yang tidak pernah mengalami pertentangan denga pihak lain. Namun tinggal bagaimana konflik itu terjadi tidak disertai dengan kekerasan itu lah yang sulit ditebak dari setiap pertentangan ataupun konflik.  

      Jenis-jenis Pertentangan atau Konflik
          Jenis-jenis pertentangan atau konflik menurut beberapa tokoh social dibedakan menjadi :
          Menurut Dahendroft, pertentangan dibagi menjadi 4 yaitu :
  • Konflik antara/dalam peran sosia
  • Konflik antara kelompok social
  • Konflik antara yang teroorganisir dan tidak
  • Konflik antara satuan nasional   
    Menurut Soerjono soekanto, pertentangan dibagi menjadi 5 yaitu :
  • Konflik pribadi
  • Konflik rasial
  • Konflik kelas social
  • Konflik politik
  • Konflik internasional
      Akibat Pertentangan atau konflik
       Suatu pertentangan atau konflik dapat mengakibatkan hal yang positif ataupun negatif.
Adapun akibat yang bersifat positif :
  • Meningkatkan solidaritas sesame anggota kelompok yang mengalami konflik dengan kelompok lain.
  • Memperjelas aspek kehidupan.
  • Menghasilkan kompromi baru.
         Sebuah pertentangan ataupun konflik lebih banyak akibat negatifnya yaitu :
  • Timbulnya keretakan antar kelompok
  • Kerusakan harta, benda dan nyawa.
  • Berubahnya perilaku menjadi tidak baik.
  • Dominasi kelompok yang menang dalam sebuah pertentangan.
      Cara Pemecahan pertentangan atau konflik
 Suatu pertentangan atau konflik pasti ada solusinya yaitu sebagai berikut :
  • Salah satu pihak yang bertentangan mengalah atau mengundurkan.
  • Mencari pihak ke tiga untuk menjadi perantara / mediasi bagi pihak yang bertentangan atau mempunyai konflik
  • Melakukan musyawarah antara kedua pihak untuk mencapai mufakat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar